saham
Setelah Bagi Dividen Rp31 per Saham, Begini Prospek Saham JTPE
Saham JTPE umumkan bagikan dividen Rp31 per saham dengan indikasi yield 4,8 persen. Lalu, seberapa menarik prospek saham ini?
saham
Saham JTPE umumkan bagikan dividen Rp31 per saham dengan indikasi yield 4,8 persen. Lalu, seberapa menarik prospek saham ini?
saham
Saham GOTO terjebak di harga gocap dan likuiditas makin kering. Padahal, saat ini sedang momentum rebalancing index. Hal itu membuat MSCI memberikan kartu kuning ke saham ride hailing itu. Kira-kira gimana nasibnya ke depan? apakah rawan masuk FCA dan terjun ke bawah 50?
saham
Tren saham dividen di 2026 memang agak lesu dibandingkan dengan periode 2022-2025. Namun, ada juga beberapa saham yang nekat bagi dividen besar. Jadi, bagaimana strategi investasi di saham dividen?
saham
Saham batu bara baru mendapatkan angin segar dari kenaikan harga komoditas karena faktor perang. Namun, dihajar dari revisi RKAB hingga ekspor satu pintu. Bagaimana nasib saham batu bara ke depannya?
saham
Gencar ekspansi di luar sektor perumahan, Bank BTN mengakuisisi pinjaman Bank SMCB Indonesia senilai Rp19,93 triliun. Hal ini sebelumnya sudah diberi sinyal manajemen lantaran tahun ini tidak bagi dividen. Kira-kira gimana prospek dan risikonya ke depan?
saham
Skema ekspor satu pintu melalui Danantara akan mulai berjalan bertahap per 1 Juni 2026. Kebijakan ini diperkirakan memberi dampak besar bagi emiten komoditas, terutama yang selama ini sangat bergantung pada pasar ekspor. Lalu, siapa saja emiten yang paling rentan terkena dampaknya?
saham
Tekanan jual di saham TPIA masih belum berhenti, ARB sudah lima kali beruntun akibat diterpa rumor margin call karena repo saham sampai efek rebalancing index. Kira-kira gimana nasibnya ke depan? masih menarik-kah dilirik?
Saham GOTO terjebak di harga gocap dan likuiditas makin kering. Padahal, saat ini sedang momentum rebalancing index. Hal itu membuat MSCI memberikan kartu kuning ke saham ride hailing itu. Kira-kira gimana nasibnya ke depan? apakah rawan masuk FCA dan terjun ke bawah 50?
Tren saham dividen di 2026 memang agak lesu dibandingkan dengan periode 2022-2025. Namun, ada juga beberapa saham yang nekat bagi dividen besar. Jadi, bagaimana strategi investasi di saham dividen?
Skema ekspor satu pintu melalui Danantara akan mulai berjalan bertahap per 1 Juni 2026. Kebijakan ini diperkirakan memberi dampak besar bagi emiten komoditas, terutama yang selama ini sangat bergantung pada pasar ekspor. Lalu, siapa saja emiten yang paling rentan terkena dampaknya?
Tekanan jual di saham TPIA masih belum berhenti, ARB sudah lima kali beruntun akibat diterpa rumor margin call karena repo saham sampai efek rebalancing index. Kira-kira gimana nasibnya ke depan? masih menarik-kah dilirik?
Solusi ngatur duit yang cerdas
Saham KLBF memutuskan bagikan dividen Rp20 per saham dari tahun buku 2025. Lalu, bagaimana prospek KLBF ke depannya?
Terbaru, Presiden Prabowo mengumumkan pembentukan BUMN ekspor khusus untuk SDA. Niatnya baik, supaya devisa benar-benar masuk kas negara, tetapi respon pasar malah berkata sebaliknya. Kira-kira gimana prospeknya?
Saham TOWR dapat persetujuan ekspansi ke bisnis baru dari data center dan energi baru terbarukan. Begini ulasan dampaknya ke prospek kinerja perseroan
Menteri Keuangan, Purbaya beri sinyal cukai rokok tidak akan naik tahun depan, artinya tiga tahun beruntun cukai rokok stabil. Kira-kira gimana prospeknya untuk GGRM-HMSP dkk?
Saham TPMA hanya bagikan dividen payout ratio di bawah 50 persen. Ini jadi salah satu payout ratio yang terendah bagi TPMA. Apakah ini pertanda positif atau negatif?
Ada enam emiten masuk radar kami mengubah pengendali-nya pada tahun ini. Kira-kira siapa saja mereka dan bagaimana skemanya?
IHSG mencatatkan penurunan bulanan 5 bulan berturut-turut sepanjang Mei 2026. Jika dilihat secara historis sejak 1998, ini adalah kondisi pasar terburuk. Lalu, kapan pulihnya?
BIPI nampaknya semakin jelas menjauhi bisnis batu bara dan mulai serius menggarap bisnis energi bersih sampai hilirisasi CPO. Kira-kira gimana prospeknya?
Saham-saham aksi korporasi tidak bergerak agresif seperti sebelumnya, termasuk NAYZ. Jadi, apa saja yang harus diperhatikan jika sebuah saham mau melakukan aksi korporasi?
Hubungan Haji Isam dan CNGR sudah terjalin sejak 2022 sebelum perusahaan asal China itu akuisisi untuk backdoor listing saham PACK. Lalu, bagaimana prospek saham itu ke depannya?
Saham RAJA mau stock split 1:5, ini merupakan aksi pecah saham yang kedua kalinnya dalam sejarah perusahaan. Menariknya, momentum ini dibarengin prospek ekspansi di sektor LNG terintegrasi. Kira-kira prospeknya gimana?
Kejutan terjadi di 13 Mei 2026, MSCI bukan cuma depak DSSA dan BREN, tapi juga AMMN, TPIA, dan CUAN. Dari kondisi begini, apa strategi untuk investor ritel?