9 Saham Siap Buyback Tanpa RUPS, Termasuk Grup Prajogo Pangestu
Tren buyback tanpa RUPS mulai ramai, kini ada sekitar 5 saham yang siap buyback tanpa RUPS, serta 4 saham lainnya yang masih punya jatah buyback. Kira-kira bagaimana strategi masuk ke saham tersebut?

Mikirduit – Saham Grup Prajogo Pangestu langsung ngebut melakukan buyback dalam kondisi pasar yang lagi tertekan. Lalu, bagaimana strategi masuk ke saham Grup Barito setelah diumumkan buyback?
Setelah pengumuman rencana buyback pukul 14:30 WIB, saham-saham Grup Barito yang berencana buyback langsung meroket.
- Saham BREN naik 7,59 persen
- Saham CUAN naik 3,35 persen
- Saham TPIA naik 5,67 persen
Dalam keterangan di keterbukaan informasi, berikut ini detail rencana aksi buyback tanpa RUPS dari Grup Barito:
Pertama, BREN berencana buyback senilai Rp2 triliun dalam periode 24 Maret 2025 hingga 23 Juni 2025. BREN tidak memberikan batasan harga khusus. Perseroan akan bertransaksi buyback menggunakan BNI Sekuritas.
Kedua, TPIA berencana buyback senilai Rp2 triliun dalam periode 21 Maret 2025 - 20 Juni 2025. TPIA menetapkan batasan harga tertinggi sebesar Rp10.000 per saham. Nantinya transaksi menggunakan Henan Putihrai Sekuritas.
Ketiga, CUAN berencana buyback senilai Rp500 miliar dalam periode 24 Maret 2025 - 24 Juni 2025. CUAN tidak menetapkan harga khusus untuk buyback. Nantinya, CUAN akan bertransaksi menggunakan BNI Sekuritas.
Selain Grup Barito, ada beberapa emiten lagi yang mengumumkan rencana buyback tanpa RUPS. Beberapa saham itu antara lain:
Pertama, ULTJ berencana melakukan buyback pada 24 Maret - 23 Juni 2025 dengan modal sekitar Rp1,67 triliun. Perseroan tidak menetapkan batasan harga secara rinci.
Kedua, MGRO berencana melakukan buyback tanpa RUPS pada 21 Maret 2025 - 20 Juni 2025. Total dana yang disiapkan sekitar Rp20 miliar. MGRO tidak menetapkan batasan harga secara khusus.

Deretan Saham yang Masih Punya Jatah Buyback
Selain, yang sudah merencanakan buyback sejak Januari-Februari 2025 serta yang baru mengumumkan saat ini, ada beberapa emiten yang masih punya jatah buyabck.
Pertama, ADRO yang masih bisa buyback hingga 15 Mei 2025 dengan target dana sebelumnya sekitar Rp4 triliun.
kedua, NCKL yang masih punya jatah buyback yang direncakan sekitar 630 juta lembar hingga 1,26 miliar lembar saham yang setara 1-2 persen saham perseroan.
Ketiga, KLBF masih punya jatah buyback. Perseroan berencana buyback dengan modal Rp1 triliun. Harga maksimal pembelian buyback ada di Rp1.600 per saham.
Keempat, GOTO masih punya jatah buyback. Sebelumnya, perseroan berencana melakukan buyback Rp3,2 triliun hingga pertengahan 2025.
Strategi Merespons Aksi Buyback Emiten
Kami menilai aksi buyback ini bisa dijadikan strategi untuk trading jangka pendek, kecuali untuk saham-saham yang secara fundamental punya prospek bisnis yang menarik. Pasalnya, secara umum kondisi likuiditas di market mulai seret karena aksi jual bersih asing yang terus terjadi sejak akhir 2024.
Sehingga aksi buyback hanya menjadi pelepas dahaga buyback sementara saja. Untuk itu, kita bisa ambil peluang jangka pendek dalam periode tersebut. Namun, jika ingin ambil peluang jangka panjang di saham-saham yang menarik juga bisa.
Salah satu risiko yang masih kami pantau hingga semester I/2025 adalah risiko perlambatan ekonomi di kuartal I/2025. Sedangkan, peluang menarik di semester II/2025 adalah rencana penurunan suku bunga the Fed.
Kira-kira dari 20 saham yang bisa melakukan buyback ini mana saja yang menarik? lalu bagaimana strateginya? lebih baik trading atau investing?
Konsultasikan dan Diskusi Kondisi Portomu dengan Join Mikirdividen
Jika kamu ingin tahu atau mau langsung gabung ke Mikirdividen, kamu bisa klik di sini .
Untuk mengetahui tentang saham pertama, kamu bisa klik di sini.
Jika ingin langsung transaksi bisa klik di sini
Langganan Sekarang dan dapatkan Fix Rate perpanjangan seperti harga pembelian pertama selama dua tahun ke depan.
Beberapa benefit baru:
- IPO Digest Premium
- Saham Value dan Growth Bulanan yang Menarik
- Update porto Founder Mikirduit per 3 bulan
Jangan lupa follow kami di Googlenews dan kamu bisa baca di sini